Home

Menu Utama
Kelompok Keilmuan
Who's Online
We have 15 guests online
Login Form



Sunan Kalijaga Bersambang ke Kimia ITB
Written by Administrator   
Friday, 29 August 2014 08:01
There are no translations available.

Bandung, 26 Agustus 2014, jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melakukan kunjungan ke Prodi Kimia ITB. Kegiatan ini merupakan bentuk rangkaian kunjungan industri mahasiswa tingkat 3 sebelum memasuki masa perkuliahan. Sebelum ke ITB, mereka berkunjung dahulu ke PT KAO Indonesia dan PT Nippon Indosari Corpindo (Sari Roti), Tbk.

Sejumlah 34 orang rombongan disambut oleh Dr. Mia Ledyastuti selaku Humas Prodi Kimia ITB bersama Dr. Bunbun Bundjali, Ketua Program Studi Sarjana Kimia ITB di Ruang 2104 Gedung Kimia Baru ITB. Dr. Bunbun Bundjali menampilkan presentasi mengenai profil jurusan kimia, isu topik energi terbarukan, serta kedekatan ilmu kimia di dalam kehidupan. Acara diselingi sesi tanya jawab antara peserta kunjungan dengan kaprodi Prodi Kimia ITB.

“Sangat berbeda apabila dibandingkan antara jurusan Kimia ITB dengan di kami (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta –red). Kami baru berdiri tahun 2005 sehingga bisa dikatakan masih sangat muda. Perihal arah riset serta kurikulum kami juga masih mencari bagaimana yang ideal,” ujar Didik Krisdiyanto, M.Sc., dosen Kimia UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang ikut serta dalam kunjungan tersebut.

Kunjungan hari ini ditutup dengan melakukan tour laboratorium yang dipandu oleh perwakilan mahasiswa Kimia ITB. "Semoga melalui kunjungan ini dapat menjadikan bahan perbaikan untuk jurusan Kimia UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ke depannya," pungkas Didik Krisdiyanto, M.Sc. [IPM] 

 

Last Updated on Friday, 29 August 2014 08:11
 
Bruker Open Lab Indonesia 2014 (18-22 August 2014)
Written by Administrator   
Tuesday, 24 June 2014 07:00


Venue: Institut Teknologi Bandung
(Basic Science A), Jl. Ganesha 10, Bandung

Partners of IUCr-UNESCO for Open Lab Indonesia: BRUKER

Lecturers: Prof. Effendy (UM)
Dr. Bambang Prijamboedi (ITB)
Dr. Nguyen Thanh-Ha (Bruker AXS, Germany)

Workshop fee: FREE

Description:

Bruker AXS, Chemistry Dept. of Institut Teknologi Bandung (ITB) and Chemistry Dept. of Universitas Negeri Malang (UM) collaborate to organize a workshop named Bruker Open Labs in conjunction with the celebration of International Year of Crystallography 2014. This workshop is officially endorsed by International Union of Crystallography (IUCr) and UNESCO with the purpose of promoting crystallography in Indonesia, covering crystallographic research and teaching. In this event, Bruker AXS will generously loan its bench-top SC-XRD, named SMART-X2S. Total of 30 participants has been selected from 61 registered candidates to participate in the workshop. This event provides opportunities to experience at first hand the instrument and its refinement software (APEX2Suite).

OC-Website: http://goo.gl/ssYHzX

For information of other Open Labs by IUCr in the world, see: http://iycr2014.org/openlabs

 



Last Updated on Wednesday, 23 July 2014 04:29
 
Dua Prodi Terakreditasi RSC Lakukan Studi Banding
Written by Reporter-fmipa   
Wednesday, 04 June 2014 02:38
There are no translations available.

 

Bandung, 17 Mei 2014, jurusan Kimia Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta melakukan kunjungan ke Prodi Kimia ITB. Kunjungan ini bertujuan sebagai wahana sharing di berbagai bidang ilmu kimia. Proses pembelajaran, program mata kuliah, kurikulum terbaru, peralatan laboratorium, serta kegiatan non akademik mahasiswa menjadi topik hangat dalam acara tersebut.

Rombongan sejumlah 50 orang disambut di Ruang Kuliah 2104 Gedung Kimia Baru ITB oleh Dr. Bunbun Bundjali selaku Ketua Program Studi S-1 Kimia ITB. “Sebenarnya, tidak ada perbedaan kentara antara Kimia ITB dan Kimia UGM. Sebab keduanya baru saja menerima akreditasi yang sama dari RSC,” tutur Dr. Bunbun Bundjali.

RSC (The Royal Society of Chemistry) merupakan sebuah lembaga akreditasi profesional yang bernaung di Inggris Raya dengan fokus pengembangan bidang kimia. Akreditasi ini diberikan kepada program studi kimia universitas setelah lolos proses survei dan penilaian ketat. Di Indonesia, Kimia ITB dan Kimia UGM mendapatkan akreditasi tersebut pada Maret 2013 lalu.

Adanya kunjungan ini diharapkan dapat melengkapi program yang telah dicanangkan agar lebih terarah dan efektif. Taufik Abdillah Natsir, S.Si., M.Sc., Dosen Kimia UGM yang mendampingi kunjungan berpendapat, “Mari kita ambil yang bagus-bagusnya di sini (ITB-red) untuk diadaptasi di Kimia UGM.” 

Arief Rahman, selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Kimia UGM menambahkan, “Ternyata masih banyak perbedaan di antara keduanya, terutama program fast-track untuk mahasiswa yang ingin langsung melanjutkan program magister dan pendanaan tugas akhir. Hal itu yang belum ada di Kimia UGM.” Namun, Dr. Bunbun Bundjali berharap, “Semoga dari kunjungan ini dapat memperbaiki masing-masing menjadi lebih baik. Mari kita majukan bidang kimia bersama-sama.” [IPM-RRP]

 

Last Updated on Wednesday, 04 June 2014 05:32
 
Sehari Mengenal Prodi Kimia ITB
Written by Reporter-fmipa   
Wednesday, 21 May 2014 05:43
There are no translations available.

Bandung chem.itb.ac.id – Pada tanggal 7 Mei 2014 Program Studi Sarjana Kimia ITB bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Kimia ‘AMISCA’ ITB mengadakan acara Open House Kimia untuk mahasiswa Tahap Persiapan Bersama (TPB) FMIPA angkatan 2013. Acara ini bertujuan untuk lebih mengenalkan bagaimana proses pembelajaran, praktikum, hingga penelitian di prodi kimia sebelum tahap penjurusan gelombang ketiga.

Acara dibagi menjadi dua sesi, yakni: sharing alumni dan touring laboratorium. Ratusan peserta didistribusikan ke empat ruangan berbeda, yaitu di Ruang 2104 dengan pembicara Nandang Solihin dari Nadiso Group berbicara mengenai entrepreneurship di bidang kimia. Di ruang Laboratorium Biokimia Dasar bersama narasumber Ali Hamid, Dinas Provinsi ESDM (bidang energi) dengan tema: Mengapa Kimia Penting?, sedangkan di Laboratorium Kimia Fisik dengan pembicara Rayane menyajikan topik kimia di bidang industri, serta di Laboratorium Kimia Organik dengan narasumber Hafziardhi, bidang surfaktan dan Johannes Silaen, membahas peran kimia di Oil & Gas Industry.

“Proses orientasi mengenai jurusan biasanya terlalu statis, sehingga tahun ini Prodi Kimia ITB sengaja mengemasnya lebih interaktif. Mereka akan diajak mendengarkan kisah pengalaman alumni Kimia ITB selama berkuliah dahulu, bagaimana gambaran dunia kerja pasca kampus, serta tour lab,” tutur Dr. Deana Wahyuningrum, dosen Kimia Organik Prodi Kimia ITB.

Setelah sesi sharing alumni, peserta diajak berkeliling melihat bagaimana suasana laboratorium-laboratorium penelitian di Prodi Kimia ITB. Peserta mengambil rute Lab. Kimia Organik, Lab. Kimia Anorganik, Lab. Kimia Fisik, Lab. Analitik, hingga berakhir di Lab. Biokimia. Tanggapan peserta mengenai acara ini cukup positif.

“Acaranya ramai, menarik masuk ke laboratorium kimia, bisa melihat alat dan bahan-bahan unik. Setelah acara ini, semoga mahasiswa yang akan dijuruskan bisa memilih program studinya dengan lebih matang,” pungkas Vania, mahasiswa FMIPA 2013.(IPM)

Last Updated on Wednesday, 21 May 2014 05:45
 
Kunjungan UNP ke Prodi Kimia ITB
Written by Reporter-fmipa   
Wednesday, 21 May 2014 05:39
There are no translations available.

Bandung, chem.itb.ac.id – Mahasiswa-mahasiswa Jurusan Kimia Industri Universitas Negeri Padang (UNP) melakukan kunjungan ke Prodi Kimia ITB pada tanggal 14 April 2014. Kunjungan ini bertujuan sebagai studi banding di bidang proses pembelajaran, program mata kuliah, kurikulum terbaru, hingga kelengkapan peralatan laboratorium, baik pendidikan maupun penelitian.

Rombongan sejumlah 35 orang disambut oleh Dr. Bunbun Bundjali, Ketua Program Studi Sarjana Kimia ITB di Ruang 1318 Gedung Kimia Baru ITB. “Kami selalu terbuka terhadap studi banding dari universitas lain. Banyak perubahan di Prodi Kimia ITB saat ini, baik berupa infrastruktur dan perlengkapan laboratorium yang lebih lengkap, hingga kurikulum terbaru,” tutur Dr. Bunbun Bundjali.

Beliau menampilkan presentasi mengenai profil jurusan kimia secara lengkap. Diselingi sesi interaktif berupa tanya jawab dari para dosen dan mahasiswa UNP kepada pihak Kimia ITB membuat acara semakin menarik.

“Di ITB jelas berbeda dengan UNP. Terutama dari segi suasana belajar juga SDM, yakni dosen. Di sini (ITB-red) memiliki dosen-dosen yang profesional dan berkualitas. Bahkan, hampir semuanya lulusan S-3. Namun, dari segi peralatan, hampir sama dengan yang ada di UNP,” pungkas Ananda Putra, S.Si, M.Si, dosen Kimia Fisik UNP yang ikut serta dalam kunjungan tersebut.

Kunjungan ini ditutup dengan melakukan tour laboratorium yang dipandu oleh perwakilan mahasiswa Kimia ITB. “Semoga melalui kunjungan ini dapat tercipta kerjasama dan integrasi program studi kimia di seluruh universitas di Indonesia,” pungkas Dr. Bunbun Bundjali. [IPM]

Last Updated on Wednesday, 21 May 2014 05:42
 
« StartPrev12345678910NextEnd »

Page 1 of 16
Indonesian (Indonesia)English (United Kingdom)

Berita ITB


Berita Kimia ITB 

October 2014
M T W T F S S
29 30 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31 1 2

Related