Home

Menu Utama
Kelompok Keilmuan
Who's Online
We have 20 guests online

Kunjungan Himamia Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta
Written by Administrator   
Wednesday, 25 January 2012 02:33
There are no translations available.

Kamis 19 Januari 2012 pagi, bertempat di ruang 2104, progam studi Kimia ITB mendapat kunjungan dari Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Kunjungan tersebut langsung disambut hangat oleh para mahasiswa kimia Amisca.

Sebanyak enam puluh lima mahasiswa UNS yang dibimbing oleh dua orang dosen UNS disambut oleh Ketua Program Studi Kimia, Dr. M. Bachri Amran, dan Rusnadi, M.Si. selaku Humas Prodi Kimia.
Masing-masing ketua himpunan kimia memberi sambutan pada pada awal acara, HMK Amisca diwakili Antoni Budhi Prasetyo dan Himamia UNS oleh Aminullah. Berikutnya, ucapan selamat datang dari Ketua Program Studi Kimia dan ucapan terima kasih dari rombongan UNS yang diwakili Dr. H. Edi.
Setelah itu acara dilanjutkan dengan penjelasan menganai program –program yang terdapat di Program Studi Kimia ITB, seperti program honors dan fast track. Selain itu juga dijelaskan juga mengenai kelompok keahlian yang terdapat di prodi Kimia ITB.
Selain dijelaskan mengenai  program-program yang ada di prodi Kimia ITB, dijelaskan pula kegiatan mahasiswa Kimia ITB yang bersifat non-akademik, penjelasan ini diwakili Ketua HMK AMISCA ITB. Beragam kegiatan dan aktivitas kemahasiswaan di Kimia ditampilkan dalam slide dan mendapat respon yang baik dari Himiamia UNS, terbukti dengan begitu antusiasnya mereka dalam bertanya seputar himpunan.
Acara selanjutnya, keliling prodi untuk mengunjungi laboratorium-laboratorium yang ada di prodi Kimia ITB. Acara kunjungan ini diakhiri dengan serah terima cindera mata antar HMK Amisca ITB dan Himamia UNS serta acara foto bersama didepan gedung Kimia Dasar ITB.

 
Kunjungan Shibaura Institute of Technology Jepang
Written by Administrator   
Tuesday, 17 January 2012 04:08
There are no translations available.

 Kamis 15 desember 2011, bertempat di ruang kuliah 2104, program studi kimia ITB mendapat kunjuan tamu dari Shibaura Institute of Technology Jepang yaitu Prof. Dr. Eng Akito Takasaki yang menjabat sebagai direktur center for International Pragrams, Departement of Engineering Science and Mechanics.
Beliau menyampaikan kuliah hasil penelitiannya dengan judul Hydrogen Storage in Ti-based Quasicrystals. Rangkuman yang disampaikannya :
Numerous quasicrystals have been discovered since the report of the first quasicrystal in an aluminum alloy in 1984 by Prof. Shechtman, a Nobel winner for chemistry in 2011. All of these have a new type of translational long-range order and display non-crystallographic rotational symmetry, which are forbidden to the normal crystals.
In the lecture, a brief introduction to the quasicrystals (the difference between crystals and the quasicrystals) is firstly made, and then we discuss Ti-based quasicrystals, whose dominant cluster is a Bergman-type cluster possessing a large number of tetrahedral interstitial sites. These make these quasicrystals attractive as potential hydrogen storage materials because hydrogen atoms normally sit at such interstitial sites and Ti atoms have strong chemical affinity with hydrogen atoms.
Since I have investigated the hydrogenation of the quasicrystals by gaseous and electrochemical loading of hydrogen, I would like to overview our some recent results on Ti-based quasicrystals after gaseous and electrochemical hydrogenation. I mainly focus on maximum hydrogen loading capacity and discharge capacity for gaseous and electrochemical loading respectively, and phase variation before and after hydrogenation will be also mentioned. The comparison with some conventional metal hydrides and MH batteries will be also made.
Dalam kunjungan ini, beliau juga mengenalkan kampus Shibaura Institute of Technology pada para mahasiswa yang hadir. Shibaura Institute of Technology berdiri sejak 1927 dan memiliki tiga kampus yang tersebar di Shibaura, Omiya dan Toyosu. Institut ini memiliki 17 departemen di 3 college yang berbeda. selengkapnya di ttp://www.shibaura-it.ac.jp/index_e.html
Dipaparkan juga Project Promoting System for Hybrid Twinning Program. Proyek ini merupakan program kombinasi Master dan doctoral program. Kerjasama ini juga diikuti juga oleh universitas teknik di asia tenggara yang tergabung dalam South East Asian Technical University Consortium (SEATUC) yaitu ITB dan UGM di Indonesia, UTM di
Malaysia, SUT dan KMUTT di Thailand serta HUST dan HCMUT di Vietnam.

 

Last Updated on Tuesday, 17 January 2012 04:32
 
Enam Program Kreativitas Mahasiswa Kimia ITB Lolos Pendanaan Dikti
Written by Administrator   
Tuesday, 17 January 2012 03:28
There are no translations available.

Melalui Surat Keputusan Dirjen Dikti nomor 0071/E5.3/PKM/2012 sebanyak enam Tim Program Kreativitas Mahasiswa yang diketuai mahasiswa Kimia ITB berhasil untuk mendapatkan pendanaan proposal PKM-nya. Ada tiga bidang PKM yang berhasil ditembusi mahasiswa kimia ini. Ketiganya yaitu PKM Kewirausahaan (PKM-K), Pengambdian Masyarakat (PKM-M), dan Penelitian (PKM-P). Sedangkan dibidang Karsa Cipta dan Teknologi, masih belum diberi kesempatan pada tahun ini.
Bidang PKM-K, meloloskan dua proposal. Bagas Anindito lolos dengan judul proposal “FLOVISH, Solusi Sehat untuk Anak Berkebutuhan Khusus”. Juga Fajriah dengan judul “Rendang Labah Kuliner Tradisional Instan dengan Rasa Seeksotis Lebah”.
Bidang PKM-M, meloloskan satu proposal atas nama Bonita Ayu Andhira, dengan judul “Egg Shell omunity Development, Pemberdayaan Alat Penjernih untuk Air Minum di irengot Kecamatan Cinambo Kota Bandung”.
Bidang PKM-P, berhasil didanai tiga proposal, yaitu Surya dengan judul “Pembuatan Tipus (Tinta Printer yang Dapat Dihapus), Berbahan Dasar Indikator Asam Basa Fenolftalein”. Iqbal Fauzi dengan judul “Solid Polymer Electrolyte Untuk Aplikasi Baterai Litium Berbahan Dasar Kulit Udang Terfosfatasi”. Dan Muhammad Zulqarnaen dengan proposal “Sintesis Turunan Kumarin dan penggunaannya Sebagai Material Organic Light Emitting Diode (OLED)”.
Keenam proposal ini hanyalah yang diketuai mahasiswa kimia ITB saja. Sedangkan mahasiswa kimia yang ikut dengan kelompok lain yang diketuai oleh mahasiswa jurusan lain juga banyak yang lolos. Tahun 2012 ini pula, akan dibuka juga PKM bidang Karya Tulis, yaitu Artikel Ilmiah (PKM-AI) dan gagasan tertulis (PKM-GT). Semoga mahasiswa kimia dapat menambah karyanya dalam kedua bidang ini. Pelaksanaan PIMNAS XXV tahun ini sendiri akan diselenggarakan di PTN Pulau Jawa yaitu Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
ITB tahun ini secara total meloloskan 113 proposal yang berhasil didanai, 35 PKM-K, 17 PKM-KC, 10 PKM-M, 50 PKM-P dan 1 PKM-T. Jumlah ini merupakan rekor terbesar yang pernah ITB ikuti. Tentu keberhasilan ini tidak diperoleh secara instan, tetapi dengan usaha dan sinergi antara himpunan Amisca dan KM ITB yang mendampingi peserta dari mulai sosialisasi, sharing dan konsultasi proposal. Semoga dengan rekor ini pula, menjadi awal ITB untuk dapat meraih juara umum di Pimnas Yogyakarta, amin. -ibr-

 

Last Updated on Tuesday, 17 January 2012 03:37
 
Mengenal Lebih Dekat Kimia dan Keprofesiannya
Written by Administrator   
Tuesday, 17 January 2012 02:47
There are no translations available.

Dalam rangka Open House Kimia (OHK), Sabtu 17 Desember 2011 telah dilaksanakan pengenalan program studi kimia kepada para mahasiswa TPB FMIPA angkatan 2011, kegiatan ini  bertujuan untuk mengenalkan lebih dekat kimia dan keprofesiannya kepada para mahasiswa tingkat satu ini. Setelah mereka belajar selama satu semester di ITB, sudah mulai ada gambaran akan kemana mereka memilih jurusannya, tapi tidak tertutup kemungkinan mahasiswa tingkat satu masih bimbang dan galau dalam menentukan pilihannya, berangkat dari inilah kegiatan ini diadakan. Acara pengenalan ini dimoderatori oleh Dr. Ihsanawati.
Dr. Rukman Hertadi dari kelompok keahlian (KK) Biokimia, berkesempatan sebagai pembicara pertama menyampaikan tema-tema yang menjadi focus utama penelitian grup ini. Di Biokimia, para mahasiswa akan belajar struktur dan fungsi biomolekul, molekuler genetik, molekuler diversity, exploring and protein engineering, industrial enzyme, biofisika molekul, dan artificial photosynthesis.
KK Analitik diwakili oleh Dr. Bachri Amran, menyampaikan pentingnya analitik dalam menunjang kelompok penelitian lainnya. Begitu pentingnya, analitik ini melingkupi semua aspek kehidupan dan kematian. Dengan analitik, dapat diperoleh data informasi kimia dan mengolahnya sehingga dihasilkan data yang menunjang dalam suatu penelitian. Di analitik pula, dipelajari instrumentasi, teknologi informasi dan statistik.
Prof. Dr. I Made Arcana berkesempatan memaparkan KK Kimia Fisik dan Anorganik, dalam paparannya disampaikan focus penelitian seperti fuel cell, PMM, SOFC, advanced material (spin transition, feroelektrik, magnetoelektrik, biodegradable polimer), inhibitor korosi, kimia komputasi. Di bidang ini, dipelajari bagaimana suatu reaksi kimia dapat berlangsung atau tidak juga diteliti kereaktifannya.
KK Kimia Organik disampaikan oleh Prof. Dr. Yana Maolana Syah menyampaikan penelitian di kaka-nya yang meliputi sintesis senyawa dari mahluk hidup, penentuan
struktur molekulnya, dan menentukan sifat serta fungsi senyawa yang telah disintesis. KK kimia organic didukung berbagai fasilitas dalam penelitiannya, seperti kromatografi radial untuk pemisahan dan pemurnian, HPLC preparative, GC-MS, dan yang terbaru Nuclear Magnetic Resonance (NMR).
Selesai pemaparan, dilanjutkan sesi tanya jawab. salah satu peserta bertanya, bidang kimia apa yang banyak diapllikasikan di industry kimia dasar. Para dosenpun menjawab jangan terlalu bingung dan terpaku pada satu KK, di kimia nanti akan diberi ilmu tentang kimia dan semua ilmunya saling berhubungan dan menenunjang untuk menjawab tantangan masalah industry.
Para alumni tidak lupa ikut memaparkan aplikasi keilmuan kimia yang mereka peroleh selama kuliah di ITB ini di dunia kerja masing-masing. Talkshow ini dipandu Dr. Suryo Gandasamita yang apik membawakan suasana.Pemaparan pertama disampaikan oleh Dasrul Chaniago yang sekarang menjabat sebagai asisten deputi standardisasi dan teknik lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), yang juga menjadi ketua Ikatan Alumni Kimia (IAKI ITB). Disampaikan bahwa lingkungan ini terdiri air, udara dan lahan, ketiganya rawan tercemar sampah domestik, limbah, dan bahan kimia. Maka dari itulah diperlukan para ahli yang dapat menganalisis lingkungan ini, yaitu orang kimia di berbagai Balai Lingkungan Hidup di pemerintahan juga bagian AMDAL di perusahaan swasta. Sarjana kimia, untuk menjadi ahli lingkungan hanya perlu ditambahkan pengetahuan tentang peraturan, aspek hukum dan perundang-undangan di bidang lingkungan. Masalah teknisnya, telah banyak disampaikan di kelas selama perkuliahan.
Harman Subakat dari Paragon Technology and Innovation mengawali dengan quote “Pikiran itu akan jadi kata-kata, kata-kata menjadi tindakan, tindakan menjadi kebiasaan, kebiasaan menjadi karakter dan karakter itu akan jadi nasib”. Dari quote itu dapat ditarik benang merah untuk berhati-hati dalam pikiran kita, hendaknya dipikirkan untuk dapat maju dan berkembang agar pikiran kita tersugesti kea rah yang baik. Selama terjun ke dunia kerja, beliau telah menempati berbagai jabatan di bidang system, manufaktur, distribusi, infrastruktur dan lainnya. Pada dasarnya tidak ada profesi yang seratus persen kimia, maka dari itu diperlukan ilmu lain yang menunjang dalam pekerjaannya, seperti manajemen dan kepemimpinan.
Lain halnya dengan Andrianto L. Widodo dari PT Seger Agro Nusantara, yang member tips pada para mahasiswa agar bekerja keras dan bersungguh-sungguh selama kuliah. Keberadaan kita saat di kampus ini bukan suatu kebetulan, tetapi ada yang mengatur. Pentingnya menentukan tujuan dan target kita ke depan, membangun jejaring pertemanan dan menguasai bahasa asing lain selain bahasa Inggris, seperti bahasa mandarin.
Bayu Herlambang dari Chandra Asri Petrochemical menyampaikan peluang posisi para lulusan kimia yang terdapat di industri. Di bidang procurement (chemical feed stock), Manufacture (production, technical, lab, quality assurance), commercial (technical service, product development, marketing, sales). Serta dipaparkan pula pentingnya keilmuan kimia pada posisi-posisi tersebut.
Para mahasiswa bertanya tentang isu kutu loncat para alumni, tetapi hal itu terbantahkan karena banyak para lulusan kimia yang meretas karir dari bawah dan loyal pada lembaga atau perusahaannya masing-masing. -ibr-

 

Last Updated on Tuesday, 17 January 2012 03:18
 
Malam Temu Alumni, Akhiri Open House Kimia 2011
Written by Administrator   
Monday, 16 January 2012 06:12
There are no translations available.

Open House Kimia 2011, diakhiri dengan home coming atau temu alumni pada Sabtu malam  17 Desember 2011 di Galery Campus Center Timur. Rintik hujan yang mengguyur kota Bandung malam itu tidak menghalangi segenap civitas akadeka Kimia ITB untuk hadir di acara penutup ini. Acara dipandu Dr. Ciptati MS dan Rindia Maharani sebagai kolaborasi MC dosen dan mahasiswa.
Ketua program studi Sarjana Kimia, Dr. Dessy Natalia menutup secara resmi perayaan Tahun Kimia Internasional IYC 2011 di Kimia FMIPA ITB dan mengucapkan terima kasih pada para mahasiswa dan alumni yang telah menyukseskan acara ini, terutama Dr. Deana Wahyuningrum sebagai ketua OHK 2011. Di tahun berikutnya, semoga kegiatan semacam ini dapat disinergikan dengan kegiatan mahasiswa, CFN.
Bapak Dasrul chaniago selaku ketua AIKI juga memberikan sambutannya, dan menyampaikan isu green energy dan pemanasan global serta lingkungan yang harus dikuasai orang kimia. Serta Bapak Syamsul Arifin Achmad yang menyampaikan perkembangan kimia ITB dari masa ke masa, sampai saat ini begitu banyak publikasi dan alumninya yang tampil di tingkat nasional dan internasional.
Dalam kesempatan itu pula diberikan penghargaan lifetime achievement kepada para dosen kimia ITB yang telah purna bakti seperti Bapak Susanto Imam Rahayu, Bapak Syamsul Arifin Achmad sampai Bapak Sarwono.
Dipaparkan pula master plan pengembangan Kimia ITB ke depannya yang berencana membangun gedung baru delapan lantai, yang disampaikan oleh Dr. Bunbun Bunjali. Serta penampilan slide foto Kimia ITB dari masa ke masa. salah satunya kunjungan Perdana Menteri wanita pertama Inggris, Margaret Thatcher, yang juga lulusan dari Kimia di negaranya.
Acara dimeriahkan dengan dentingan piano yang sangat piawai dari Prof. Susanto I. Rahayu dan alunan suara merdu Prof. Noer M. Surdia.  Tidak ketinggalan, Rektor ITB Prof. Dr. Akhmaloka juga ikut menyumbangkan suaranya di akhir acara.
Seluruh Panitia Pelaksana Open House Kimia ITB 2011 dan seluruh Keluarga Besar Kimia FMIPA-ITB menghaturkan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada semua pihak sponsor yang telah mendukung terlaksananya acara Open House Kimia ITB 2011, yaitu :
Bapak Dasrul (IA KIMIA ITB)
Ibu Evita Legowo
Bapak Bachtiar Magalatung (PT Indonesia Coal Resources)
Ibu Mimi Hayati (PT Mayora)
Ibu Aswita (PT Sriboga)
Bapak Harman (Wardah PTI)
Bapak Deden Supriyatman (PT Total)
Bapak Yudi Mahyudin
Bapak Andrianto Leksono
Bapak Handi
Bapak Rendra

 

Last Updated on Monday, 16 January 2012 06:37
 
« StartPrev123456789NextEnd »

Page 1 of 9
Indonesian (Indonesia)English (United Kingdom)

Berita ITB


Berita Kimia Terbaru 

January 2012
M T W T F S S
26 27 28 29 30 31 1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31 1 2 3 4 5

Terkait