Posted July 25, 2019 by Humas Kimia in Berita

Syukuran Wisuda Juli Kimia 2019: Melepas Bunga yang Bermekaran

(BANDUNG, www.chem.itb.ac.id) Bak bunga yang bermekaran diterpa angin, suatu kalimat yang cocok untuk menggambarkan para wisudawan Juli kali ini. Para wisudawan ini telah menyelesaikan studi di Kimia ITB, baik jenjang sarjana maupun pascasarjana. Sebagai bentuk rasa syukur atas pencapaian para wisudawan ini, Program Studi Kimia yang bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Kimia ‘AMISCA’ ITB menggelar acara Syukuran Wisuda Juli 2019 yang dilaksanakan pada tanggal 18 Juli 2019 di Aula Timur ITB. Syukuran wisuda kali ini bertemakan Bloemencorso yang berarti parade bunga tulip di Belanda ketika musim semi. Adapun branding acara pada syukuran wisuda Juli kali ini adalah “Wispring” dengan tagline “spread the love, be the flower”.

Pada wisuda Juli kali ini, jumlah wisudawan jenjang sarjana sebanyak 32 orang dan jenjang pascasarjana sebanyak 19 orang. Para dosen beserta civitas akademik, wisudawan beserta orang tua, dan mahasiswa Kimia ITB ikut bersuka cita dalam memeriahkan acara syukuran wisuda kali ini. Acara yang bertempat di Aula Timur ITB ini dibuka dengan penampilan dari paduan suara HMK ‘AMISCA’ ITB, AMICHORUS yang membawakan lagu “a Million Dreams”, sorak soray penonton semakin ramai saat salah satu perwakilan wisudawan, Maulinda Kusumawardani (Kimia ITB 2015) melakukan penampilan tarian topeng. Acara berlanjut dengan sambutan-sambutan yang disampaikan oleh Ketua Wisuda Juli 2019 (Hafidh Raihan – Kimia ITB 2017), Ketua HMK ‘AMISCA’ ITB (Rahardian F. M. – Kimia ITB 2016), dan ketua program studi magister dan doktor (Dr. Deana Wahyuningrum, M.Si) yang sekaligus membuka acara secara simbolik. Tidak lupa, ada juga pra-graduation speech yang disampaikan oleh Muhammad Farhan Basyari (Kimia ITB 2012). Suasana haru dan sukacita semakin terasa saat pemutaran video apresiasi untuk dosen dan orang tua, dilanjut dengan pemberian bunga dari para wisudawan kepada para dosen dan orang tua.

Sambutan dari Ketua HMK ‘AMISCA’ ITB (Foto: Humas FMIPA)

Penampilan dari perwakilan wisudawan (Foto: Humas FMIPA)

Ada beberapa hal yang cukup berbeda dengan syukuran wisuda sebelumnya, pertama adalah penampilan dari subdivisi perform dengan konsep performing arts yang sangat simbolik, diperkuat dengan epilog dari performing arts ini yang penuh makna.

“Cerita yang dibalut permainan gestur dan tarian tradisional Belanda menggambarkan dua buah benih yang ditabur layaknya dua anak manusia yang masih polos dan dipenuhi keceriaan. Namun, cita-cita dan harapannya membuat mereka harus menahan diri seperti biji yang tertanam dalam tanah. Untuk berdiri kokoh tanaman harus melalui proses yang tak mudah bak wisudawan yang telah menempuh pahit-manis perjuangan di kampus gajah. Angin adalah gambaran kenikmatan bagi mereka yang berpuas diri dengan gelar dibelakang namanya. Lain halnya dengan mereka yang menganggap angin merupakan kesempatan untuk bangkit dari keterpurukan. Layaknya putik dan benang sari yang terus berusaha untuk bertemu dan menguatkan satu sama lain, diharapkan dapat menjadi gambaran wisudawan untuk senantiasa rendah hati dan saling menolong. Hingga mereka mampu bekerja sama memcapai keberhasilan dan mempererat persaudaran yang digambarkan seperti kelopak membentuk bunga yang indah.” Untuk melihat bagaimana keseruan penampilannya, silahkan selusur tautan video berikut: https://youtu.be/AiR03AMosso

Kedua, yang berbeda dari syukuran wisuda Juli kali ini dengan sebelumnya adalah adanya mata acara “Ceritaku di Kimia” yang berisi sharing session tentang pengalaman menarik di kimia, baik pengalaman dalam hal menjalani kegiatan akademik maupun nonakademik dari perwakilan wisudawan, yaitu Akhmad Nuryana (Kimia ITB 2013), Irfan Hadi Prasetyo (Kimia ITB 2014), dan Rafi Maulana (Kimia ITB 2015).


Sesi “Ceritaku di kimia” dari perwakilan wisudawan (Foto: Humas FMIPA)

Para wisudawan telah melewati perjalanan yang cukup panjang hingga berada pada titik ini, tidak dapat dipungkiri bahwa dalam melewati perjalanan ini banyak hambatan yang dilalui. Namun, mereka telah melalui semuanya dengan baik. Kini, kehidupan semi-sebenarnya telah berakhir dan kehidupan sebenarnya telah menunggu di depan mata. Semoga banyak buah pengalaman yang dapat dipetik dari perjalanan kini dan yang akan datang.

“Sukses terus untuk kakak-kakak yang wisuda Juli ini, yang ingin langsung kerja semoga cepat dapat pekerjaan yang disukai, serta dapat berguna ilmunya untuk orang banyak. Buat yang mau lanjut studi semoga bisa mencapai mimpi setinggi-tingginya, serta bisa mengembangkan ilmu kimia” ujar Hafidh, ketua wisuda Juli 2019.  (Oleh : Prisma Silviya Auliawati, Editor: MI)

Sambutan Ketua Acara Wisuda Kimia Juli 2019 (Foto: Humas FMIPA)