Posted September 10, 2018 by Humas Kimia in Berita

Seri Kuliah Tamu Kimia ITB 2018 – Prof. Dr. G. Grampp (Graz University of Technology, Austria)

(BANDUNG, www.chem.itb.ac.id) Program Studi Kimia ITB kembali menyelenggarakan seri kuliah tamu Kimia ITB pada hari Rabu, 5 September 2018. Pada kesempatan kali ini, Prodi Kimia ITB mengundang Prof. Dr. G. Grampp, salah satu staf pengajar dari Graz University of Technology, Austria. Pada kunjungan yang merupakan kali ketiganya ini, Prof. Grampp dijadwalkan akan menyampaikan beberapa kuliah di Prodi Kimia ITB.

Seri Kuliah Tamu Kimia dengan pembicara Prof. Dr. G. Grampp, Staf Pengajar di Institute of Physical and Theoretical Chemistry, Graz University of Technology, Austria. (Foto: Octia Floweri)
Kuliah pada rabu pagi yang bertempat di ruang 2104, gedung Prodi Kimia ITB, berjudul Cyclic Voltammetry, Probing Chemical Mechanism (Voltametri Siklik, Menjajaki Mekanisme Kimia). Voltametri Siklik adalah salah satu teknik analisis yang banyak dipakai untuk menentukan mekanisme suatu reaksi, terutama reaksi-reaksi yang melibatkan transfer elektron. Seperti pengukuran voltametri pada umumnya, pengukuran voltametri siklik juga membutuhkan beberapa komponen elektroda antara lain, elektroda kerja (working electrode), elektroda pembanding (reference electrode), dan elektroda pembantu (counter electrode). Masih serupa dengan pengukuran voltametri yang lain, teknik ini juga dilakukan dengan memberikan perbedaan potensial pada elektroda kerja dan elektroda pembantu, untuk kemudian mengukur perubahan arus listrik yang terjadi. Perbedaan teknik ini dengan teknik voltametri lainnya adalah arus listrik diukur saat penyapuan potensial awal ke potensial akhir, kemudian kembali lagi ke potensial awal. Dengan menggunakan teknik ini, kita dapat menentukan besarnya arus katodik dan anodik yang terlibat dalam suatu reaksi dan apakah reaksi redoks tersebut reversibel atau tidak. Skema penyapuan potensial dan hasil pengukuran arus katodik dan anodik pada voltametri siklik ditunjukkan pada gambar berikut.

Penyapuan potensial dan tampilan voltamogram hasil pengukuran pada metode Voltametri Siklik.
Mekanisme suatu reaksi yang melibatkan transfer elektron (reaksi redoks) dapat ditentukan dengan menggunakan metode ini. Berapa jumlah elektron yang terlibat, spesi yang terbentuk selama proses tersebut, apakah reaksi tersebut reversibel atau tidak, adalah beberapa informasi yang bisa didapatkan dari penggunaan teknik ini. Ketertarikan yang besar ditunjukkan para peserta kuliah dengan terlibat dalam diskusi aktif mengenai aplikasi teknik ini dalam penentuan mekanisme suatu reaksi anorganik. (Octia Floweri, editor: MI)

 

Sesi foto bersama para peserta kuliah dengan Prof. Grampp di Ruang 2104, Prodi Kimia ITB. (Foto: Octia Floweri)