Kurikulum Doktor

Program Doktor Kimia terdiri dari tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap penelitian dan tahap akhir. Tahap persiapan berisi (i) perkuliahan dan kerja mandiri (dengan bobot 9 SKS) untuk penguasaan bidang ilmu dan teknik penelitian yang berkaitan dengan topik penelitian yang akan dikerjakan, (ii) penyusunan proposal dan (iii) ujian kualifikasi untuk menentukan apakah mahasiswa tersebut dapat melanjutkan ke tahap penelitian. Pada tahap penelitian mahasiswa mengembangkan kemampuan kerja mandiri dalam penelitian dan komunikasi ilmiah. Pada tahap akhir mahasiswa menulis disertasi untuk dipertanggungjawabkan dalam ujian disertasi dan sidang promosi.

Mahasiswa program doktor dapat memilih topik penelitian dalam salah satu bidang ilmu kimia berikut:

  • Kimia Analitik berfokus pada bidang pemisahan dan spesiasi, elektrometri serta aplikasi kimia di bidang lingkungan dan industri.
  • Kimia Fisik yang mencakup kimia teori, komputasi, elektrokimia, dan kimia material.
  • Kimia Anorganik dengan fokus penelitian pada sintesis dan karakterisasi padatan anorganik dan senyawa koordinasi.
  • Kimia Organik yang meliputi topik-topik sintesis organik, kimia organik bahan alam untuk mencari senyawa bioaktif dan senyawa organik dengan sifat fisik tertentu.
  • Biokimia yang meliputi struktur dan fungsi komponen sel, metabolisme sel, proses enzimatik, informasi genetik, dan struktur fungsi serta metabolisme enzim termostabil.