Posted March 7, 2012 by organic in Berita

Pelatihan Penanggulangan Kebakaran dan Keselamatan di Laboratorium

Written by Administrator
There are no translations available.

ze

Ketua Program Studi Kimia, Dr. M. Bachri Amran, DEA memberikan pemaparan mengenai pentingnya penanggulangan kebakaran

Ketua Program Studi Kimia ITB, Dr. M. Bachri Amran, DEA (kedua dari kiri, foto kiri bawah) memberikan pemaparan mengenai pentingnya pengetahuan untuk menanggulangi kebakaran yang disampaikan disela-sela sambutannya pada sesi pembekalan teori dalam “Pelatihan Penanggulangan Kebakaran dan Keselamatan di Laboratorium”. Beberapa mahasiswa yang sudah dibekali pengetahuan pada sesi sebelumnya, tampak sedang mempraktekkan beberapa teknik pemadaman api. (Kimia ITB/Asep Rohiman).

Bandung, chem.itb.ac.id. Rabu,7 Maret 2012. Program Studi Kimia ITB bekerjasama dengan UPT K3L (Keamanan, Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan) ITB mengadakan pelatihan mengenai penanganan kebakaran di laboratorium kimia fisik, lantai 2 Program Studi Kimia ITB. Pelatihan ini dihadiri oleh mahasiswa yang sedang penelitian/mengambil tugas akhir.

Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik-teknik dalam penanggulangan kebakaran kepada masyarakat kimia ITB, yang diselenggarakan dalam dua sesi. Sesi pertama membahas teori atau konsep mengenai jenis-jenis api, teknik-teknik dan perlengkapan untuk menanggulangi kebakaran. Sesi kedua praktek langsung di Lapangan Kantin Bengkok.

Pada sesi pertama, pelatihan dibuka oleh Dr. Henry Setiyanto, M.T. Sambutan dari Ketua Program Studi Kimia, Dr.M. Bachri Amran, DEA. Kemudian dilanjutkan dengan pengarahan teoritis mengenai penanganan kebakaran yang disampaikan oleh Bapak Atang Suherman dari K3L ITB. Berikutnya pemutaran Video oleh Bapak Darmawan dari K3L ITB mengenai simulasi dari Prosedur Evakuasi Gedung.

Pada sesi kedua simulasi praktek langsung memperagakan teknik-teknik dalam memadamkan api menggunakan karung basah, APAR (Alat Pemadam Api Ringan), dan mobil pemadam kebakaran di Lapangan Kantin Bengkok. Beberapa mahasiswa mencoba memperagakan semua teknik pemadaman api. Acara yang berlangsung selama 3 jam ini akhirnya ditutup pada jam 12.00 WIB.(a_rohiman)