Posted October 12, 2018 by Humas Kimia in Berita

Kuliah Tamu Kapita Selekta Kimia Fisik – Dr. Aldi Asmadi

(BANDUNG, www.chem.itb.ac.id) Mata kuliah Kapita Selekta Kimia Fisik di Program Studi Sarjana Kimia FMIPA ITB menyelenggarakan kuliah tamu pada hari Jumat, 12 Oktober 2018. Industri perminyakan merupakan salah satu bidang aplikasi ilmu kimia. Topik ini disajikan dalam bagian pertama mata kuliah pilihan KI5143 Kapita Selekta Kimia Fisik pada semester I tahun ajaran 2018/2019. Sebagai pelengkap topik tersebut, alumni yang bergerak di bidang industri perminyakan didatangkan untuk mengisi kuliah tersebut.

Dr. Aldi Asmadi memberikan kuliah tamu Kapita Selekta Kimia Fisik di Ruang Sidang Program Studi Kimia ITB. (Foto: Mia Ledyastuti)

Pada kesempatan kali ini, alumni yang diundang adalah Dr. Aldi Asmadi. Beliau merupakan alumni kimia angkatan 1999 yang mendapatkan gelar Sarjana Sains pada tahun 2004. Pada tahun yang sama, beliau bekerja sebagai Junior Environmentalist dalam suatu proyek antara LAPI ITB dengan Chevron Pacific Indonesia hingga tahun 2005. Dr. Aldi Asmadi melanjutkan studi program doktor dalam bidang kimia di University of Bradford, Inggris pada tahun 2006-2010. Karir profesional dimulai pada tahun 2010 sebagai Research Scientist Schlumberger, Dhahran, Arab Saudi, hingga tahun 2013. Dr. Aldi Asmadi juga berpengalaman sebagai Access Field Engineer (2013-2015) dan Production Engineer (2015-2016) di perusahaan yang sama. Dengan latar belakang akademik kimia dan berkarir di bidang perminyakan, Dr. Aldi Asmadi merasa ada yang kurang lengkap dalam keilmuannya. Untuk itu beliau mengambil Program Magister Perminyakan pada tahun 2017 hingga sekarang.

Pada hari Jumat, 12 Oktober 2018, Dr. Aldi Asmadi berbagi pengalaman beliau selama berkarir di perusahaan minyak dan gas, terutama aplikasi ilmu kimia di bidang perminyakan. Pada awal kuliahnya, beliau memaparkan tahap-tahap pengambilan minyak bumi dari pemetaan struktur di bawah tanah hingga tahap distribusi. Tahap produksi berada diantara rangkaian tahap-tahap tersebut. Salah satu masalah dalam tahap ini adalah penurunan produksi diakibatkan oleh terjadinya pengedapan asphaltene  pada tube sumur minyak. Masalah ini dapat diatasi dengan beberapa teknik. Pengasaman (acidizing) merupakan salah satu teknik yang dapat digunakan untuk membersihkan endapan tersebut. Jenis asam yang digunakan bergantung pada jenis batuan sumur. Batuan sumur secara umum dapat dibagi dua yaitu sandstone (silika)  dan karbonat. Jika jenis batuan sumur adalah sandstone maka asam klorida digunakan sebagai agen pengasaman. Jika jenis batuannya karbonat maka agen pengasamannya adalah kombinasi asam fluorida dan asam klorida.

Pada umumnya pengasaman pada batuan karbonat akan mengakibatkan terbentuknya jalur baru pengambilan minyak bumi. Hal ini disebabkan batuan karbonat dapat terlarut dalam asam klorida. Hal yang berbeda terjadi pada sandstone, pengasaman biasanya hanya membersihkan permukaan batuan. Kuliah tamu ini memberi gambaran bagaimana permasalahan di industri perminyakan dapat diselesaikan dengan ilmu kimia. Untuk itu lulusan kimia tidak perlu merasa minder jika harus bersaing dengan lulusan teknik, karena ilmu kimia berpeluang besar diaplikasikan pada berbagai industri. (Mia Ledyastuti, editor: MI)

Pembicara sedang memberikan penjelasan mengenai proses acidizing. (Foto: Mia Ledyastuti)